Kamis, 16 Juni 2011

Gempol Pleret

Nah ini dia kuliner tradisional......entah ini khas Klaten ato Solo. Yang pasti saya menemukan minuman ini di daerah Polanharjo,Klaten. Dan hanya bisa saya temui di hari minggu pagi. Kalo mau beli minuman ini saya belain berangkat dari rumah jam setengah enam pagi, biar ga banyak antri. Soalnya klo kesiangan dikit aja yang ngantri luar biasa banyak.

Ini gambar sebelum dikasih kuah.......


Ini gambar setelah dikasih kuah santan.....


Sekilas, minuman ini memang mirip dawet. Nama gempol pleret diambil dari isi minuman ini, yakni gempol dan pleret. Keduanya terbuat dari tepung beras, namun rasanya saling bertolak belakang. Gempol berbentuk bulat, ukurannya sebesar ibu jari, dan rasanya asin gurih. Sedangkan pleret wujudnya tipis seperti kulit ayam, rasanya manis, karena diberi tambahan gula jawa.


Gempol dan pleret lalu disiram dengan kuah santan encer. Perpaduan gurih dan manis, menjadikannya 'nano-nano' di lidah, ramai rasanya! Gempol pleret paling enak jika ditambahkan es batu, makin segar di tenggorokan.


Efek dari gempol pleret ini tak hanya menyegarkan, gempol dan pleret yang terbuat dari tepung beras menjadikannya sekaligus mengenyangkan. Harganya murah, cuma dengan Rp 1.000 anda sudah bisa menikmati kuliner ini. Akan tetapi berbeda harga ketika anda membelinya di kota Solo. Ada beberapa tempat di kota Solo yang menjualnya antara lain di Pasar Gedhe, Galabo, ato di depan pintu gerbang utara BTC (Beteng Trade Centre) sebelah PGS (Pasar Grosir Solo).


sumber : pribadi, langsungenak.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar